Sang pangeran dari Nusukan, dengan jiwa seni yang sangat rendah.... Ngisin-ngisini yo ben!
Kamis, 07 Februari 2013
Rabu, 06 Februari 2013
Posisi Tangan Ketika I'tidal
Bagaimana pendapat ulama dalam masalah sedekap pada saat i’tidal?
Dalam masalah sedekap saat i’tidal, terdapat tiga pendapat.
Pertama. Bersedekap dan tidak bersedekap dalam i’tidal hukumnya sama, sehingga diperbolehkan memilih salah satunya. Demikian ini yang menjadi pendapat Imam Ahmad. (lihat Masail Ahmad liibnihi Shalih 2/205 dan Syarhul Mumti 3/145-146) dan demikianlah pendapat madzhab Hambali. Mereka berargumen, tidak ada dalam sunnah Rasulullah SAW yang secara jelas, sehingga keduanya diperbolehkan.
Menjamak Sholat Ketika Hujan
JAMA' MATHOR (Sunnah yang terlupakan)
Hujan merupakan nikmat Allah. Dengan hujan Allah menurunkan banyak nikmat ke muka bumi. Dengan hujan Allah menghidupkan bumi yang gersang. Meskipun dengan hujan juga Allah dapat mengirimkan adzab, sebagaimana yang menimpa umat Nabi Nuh as.
Sehingga tidaklah mengherankan, manakala mendung datang, Rasulullah saw tampak cemas dan khawatir. Kecemasan dan kekhawatiran beliau sirna dan berubah menjadi kegembiraan manakala hujan benar-benar turun. Saat mendung datang, beliau khawatir jangan-jangan yang turun nantinya adalah adzab dari Allah. Begitu turun hujan, maka yakinlah beliau bahwa ternyata rahmat dan berkah Allah lah yang turun.
Saat hujan turun, ada beberapa amalan ibadah yang khas dikerjakan oleh Rasulullah saw. Dan kekhasan amalan ini hanya saat hujan turun saja. Sedangkan di saat biasa, dimana tidak turun hujan, amalan khusus ini tidaklah dikerjakan. Apa sajakah amalan tersebut? Sudahkah kita mengetahui dan mengamalkannya?
Minggu, 03 Februari 2013
Langganan:
Komentar (Atom)